bogor – Pengamen Tusuk Pria Kejadian tragis terjadi di Kota Bogor ketika seorang pria menjadi korban penusukan oleh pengamen jalanan setelah menegur pelaku karena membuang sampah sembarangan.
Peristiwa ini terjadi pada Jumat malam, 1 Agustus 2025, di kawasan Taman Sempur, salah satu area publik yang ramai dikunjungi warga.
Korban, pria berinisial DI (34), awalnya menegur pengamen tersebut agar tidak membuang bungkus makanan sembarangan di taman.
Teguran itu justru memicu emosi pelaku yang langsung menyerang korban dengan sebilah pisau lipat yang ia bawa.
Warga sekitar yang melihat kejadian segera melerai dan menghubungi petugas kepolisian serta ambulans.
Korban mengalami luka tusuk di bagian perut dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah Kota Bogor.
Sementara pelaku berhasil diamankan oleh warga dan diserahkan ke pihak kepolisian untuk proses hukum lebih lanjut.
Polresta Bogor Kota mengonfirmasi bahwa pelaku adalah pengamen musiman yang sering terlihat mangkal di kawasan taman dan perempatan jalan.
Kapolresta Bogor, Kombes Pol Bismo Teguh Prakoso, menyatakan bahwa pelaku dalam kondisi sadar saat melakukan penyerangan
Atas perbuatannya, pelaku dikenakan Pasal 351 ayat 2 KUHP tentang penganiayaan berat dengan ancaman maksimal 5 tahun penjara.
ini Kejadian ini memicu keprihatinan masyarakat luas dan menjadi sorotan media sosial karena menyangkut keamanan di ruang publik.
ini Banyak netizen mengungkapkan kekhawatiran mereka terhadap maraknya pengamen liar yang kerap bertindak agresif.

Baca Juga : Bukannya Solat, Pria Ini Malah Berbuat Terlarang di Dalam Masjid di Sukaraja Bogor, Aksinya Terekam CCTV
Menanggapi insiden tersebut, Pemerintah Kota Bogor langsung mengambil langkah cepat dengan mengintensifkan razia terhadap pengamen liar dan gelandangan.
Wali Kota Bogor, Bima Arya, mengatakan bahwa keamanan dan kenyamanan warga di ruang publik adalah prioritas utama.
“Tidak boleh ada lagi kejadian seperti ini. Kami akan perketat pengawasan dan razia di area-area strategis,” ujarnya tegas.
Kawasan seperti Taman Sempur, Jalan Padjajaran, dan Stasiun Bogor menjadi target utama operasi penertiban.
