Bogor – 5 Fakta Atap Sekolah Peristiwa tragis terjadi di sebuah sekolah dasar negeri di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, ketika atap ruang kelas mendadak ambruk saat proses belajar mengajar berlangsung.
Kejadian tersebut mengakibatkan puluhan siswa luka-luka, sebagian di antaranya mengalami cedera serius dan harus dilarikan ke rumah sakit.
Insiden ini terjadi pada Selasa pagi, sekitar pukul 09.15 WIB, di saat para siswa sedang mengikuti pelajaran di dalam kelas.

Baca Juga : Pelajaran dari Kasus Ambruknya Bangunan Majelis Taklim di Bogor
Berikut adalah 5 fakta penting terkait peristiwa ambruknya atap sekolah tersebut yang mengguncang dunia pendidikan di Bogor
Ambruknya atap terjadi secara tiba-tiba, tanpa hujan atau gempa yang mendahului. Saksi menyebutkan terdengar bunyi retakan beberapa detik sebelum atap runtuh.
Siswa yang sedang belajar sempat panik dan mencoba menyelamatkan diri, namun beberapa tidak sempat keluar karena kejatuhan material bangunan ini
Guru ini yang mengajar saat itu langsung berteriak meminta bantuan. Warga sekitar dan guru lainnya segera datang membantu evakuasi.
Proses evakuasi dilakukan secara manual oleh warga dan petugas sekolah sebelum ambulans dan tim SAR datang ke lokasi.
Berdasarkan laporan sementara dari Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, sebanyak 23 siswa mengalami luka-luka.
Dari jumlah tersebut, lima siswa mengalami luka berat dan dirujuk ke RSUD Ciawi untuk penanganan lebih lanjut.
Luka yang dialami bervariasi, mulai dari patah tulang, luka robek di kepala, hingga trauma akibat tertimpa balok kayu.
Beberapa siswa mengalami syok dan harus mendapatkan penanganan psikologis oleh tim dari dinas sosial dan kesehatan.
Kepala sekolah menyebutkan bahwa ruang kelas yang ambruk merupakan bangunan lama yang dibangun pada awal 2000-an.
Meskipun sempat direnovasi ringan beberapa tahun lalu, tidak ada perbaikan struktural besar yang dilakukan.
Dinding dan atap diketahui sudah rapuh, namun pihak sekolah mengaku
Inspektorat bangunan dari dinas PU menyatakan bahwa struktur atap sudah dalam kondisi rawan dan seharusnya tidak layak digunakan lagi.






