Banjir dan Longsor Terjang Tiga Kampung di Jonggol, Dua Ponpes Rusak
BOGOR — Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Bogor menyebabkan banjir dan tanah longsor di tiga kampung di Desa Jonggol, Kecamatan Jonggol, Jumat (31/10/2025). Akibatnya, sejumlah fasilitas pendidikan dan keagamaan rusak.
baca juga : Pujian Bobotoh untuk Teja dan Bekcham Usai Persib Kalahkan Bali United
Dua Pondok Pesantren dan Mushala Terdampak
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, Adam Hamdani, menjelaskan banjir melanda Kampung Pojok Salak dan Kampung Jeprah. Sementara longsor terjadi di Kampung Karni serta sebagian wilayah Kampung Jeprah.
“Hujan berintensitas tinggi menyebabkan Sungai Cipatujah meluap. Luapan air itu menggerus tebing dan tembok penahan tanah di beberapa titik,” kata Adam, Minggu (2/11/2025).
BPBD mencatat Pondok Pesantren Al-Fatiah di Kampung Pojok Salak dan Ponpes Al-Mutajam di Kampung Karni mengalami kerusakan di bagian tembok penahan tanah.
“Sebanyak 40 santri terdampak banjir, sebagian sudah dipulangkan ke rumah masing-masing,” ujar Adam.
Selain itu, Mushala Darhaj di Kampung Pojok Salak juga tergenang lumpur pascabanjir. Seorang santri dilaporkan mengalami luka di bagian kaki akibat insiden tersebut.
BPBD Lakukan Pembersihan dan Pasang Garis Pengaman
BPBD Kabupaten Bogor langsung menurunkan tim untuk melakukan pembersihan lumpur di Mushala Darhaj. Hingga Sabtu sore, proses pembersihan telah selesai, namun perbaikan jembatan dan tembok penahan tanah masih menunggu tindak lanjut dari dinas terkait.
“Kerusakan belum diperbaiki, sehingga dikhawatirkan dapat berdampak lebih luas jika hujan turun lagi. Kami sudah memasang safety line di area berisiko,” jelas Adam.
Kebutuhan Mendesak: Logistik dan Perbaikan Infrastruktur
BPBD juga melaporkan kebutuhan mendesak berupa bantuan logistik serta pembangunan kembali tembok penahan tanah atau beronjong di beberapa titik terdampak.
Pemerintah daerah diharapkan segera menyalurkan bantuan agar aktivitas warga dan santri dapat kembali normal.
baca juga : Longsor TPT di Kali Ciparigi Sukaraja Meluas






