Pemerintah Mulai Salurkan Bansos PKH dan BPNT Tahap IV Tahun 2025, KPM Dapat Tambahan Penebalan Sembako
BOGOR — Pemerintah mulai menyalurkan Bantuan Sosial (Bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) untuk tahap keempat tahun 2025. Pencairan ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat dan memperkuat ketahanan ekonomi keluarga penerima manfaat (KPM) menjelang akhir tahun.
Konten kreator YouTube Indah Yusni, yang dikenal sering membagikan informasi terkait bansos, mengonfirmasi bahwa selain PKH dan BPNT reguler, pemerintah juga akan menyalurkan bantuan penebalan sembako bagi KPM. Informasi tersebut ia sampaikan setelah meninjau langsung data pada Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial (SIKS-NG) milik Kementerian Sosial (Kemensos).
baca juga : Diduga Hindari Patroli Pelaku Tawuran di Bogor Loncat ke Sungai
“Di sini tertulis untuk penebalan sembako ada lagi periode November sampai Desember 2025,” ujar Indah dalam unggahan terbarunya di kanal YouTube Indah Yusni, dikutip Jumat (10/10/2025).
![]()
Menurut Indah, bantuan penebalan sembako ini ditujukan untuk KPM yang memenuhi syarat aktif dalam program PKH dan BPNT. Ia menjelaskan, nilai bantuan yang akan diterima masyarakat pada tahap keempat ini diperkirakan masih sama seperti periode sebelumnya.
“Berapa jumlahnya, Kak? Ini kurang lebih sama seperti yang sebelumnya, yaitu sebesar Rp400 ribu per KPM,” kata Indah.
Meskipun nominal resmi belum diumumkan oleh pemerintah, Indah menilai tidak ada perubahan besar dalam besaran bantuan. Jika skema tetap, maka setiap KPM akan menerima sekitar Rp400 ribu untuk periode penyaluran tahap IV ini.
Program penebalan sembako merupakan bagian dari upaya Kemensos untuk memperkuat ketahanan pangan rumah tangga miskin di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya stabil. Bantuan tersebut diberikan agar KPM dapat memenuhi kebutuhan dasar, khususnya menjelang akhir tahun ketika harga bahan pokok cenderung meningkat.
baca juga : Mobil Nyungsep ke Kali di Bogor gara-gara Sopir Salah Injak Pedal
Selain itu, pemerintah juga terus melakukan evaluasi terhadap basis data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS) untuk memastikan bantuan tepat sasaran. Setiap KPM diimbau secara aktif memeriksa status kepesertaan melalui aplikasi Cek Bansos atau laman resmi Kemensos agar tidak tertinggal dalam pencairan tahap empat ini.
Kemensos menegaskan bahwa seluruh proses penyaluran bantuan, baik PKH maupun BPNT, dilakukan melalui bank penyalur dan agen e-warong agar masyarakat dapat menerima bantuan secara cepat, aman, dan transparan.
Dengan pencairan bansos tahap IV ini, pemerintah berharap bantuan tersebut dapat membantu masyarakat mempertahankan kesejahteraan ekonomi keluarga, terutama di tengah tantangan harga kebutuhan pokok yang fluktuatif menjelang akhir tahun.






