Bogor – Progres Ruas Tol Proyek pembangunan jalan tol Trans Jawa kini memasuki tahap akhir dengan progres signifikan pada ruas tol terakhir yang menghubungkan beberapa wilayah strategis di ujung timur Pulau Jawa.
Ruas tol terakhir ini adalah Tol Probolinggo–Banyuwangi (Probowangi), yang menjadi sambungan vital untuk menghubungkan Jawa Timur bagian timur dengan kawasan pelabuhan dan pariwisata.

Baca Juga : Maskapai Ini Wajibkan Penumpang Plus-Size Beli 2 Tiket Pesawat
Kehadiran ruas ini akan melengkapi jaringan Trans Jawa sepanjang lebih dari 1.150 kilometer, dari Merak hingga Banyuwangi.
Hingga akhir Agustus 2025, progres konstruksi telah mencapai sekitar 82%, dengan beberapa seksi sudah memasuki tahap pengaspalan dan finishing.
Pihak Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyatakan bahwa target penyelesaian ditetapkan akhir tahun ini, agar bisa beroperasi penuh pada awal 2026.
Ruas ini terbagi dalam tiga seksi utama, yaitu Probolinggo–Besuki, Besuki–Situbondo, dan Situbondo–Banyuwangi, dengan total panjang mencapai 175 kilometer.
Setiap seksi menghadapi tantangan geografis yang berbeda, mulai dari kawasan dataran rendah hingga perbukitan dan lahan pertanian aktif.
Pembangunan tol ini juga memperhatikan aspek lingkungan, dengan pembangunan terowongan satwa dan jalur hijau di beberapa titik.
Pemerintah menegaskan bahwa proyek ini tidak hanya untuk percepatan logistik, tapi juga untuk mendorong pengembangan ekonomi wilayah timur Jawa.
Di wilayah Banyuwangi, tol ini akan terhubung langsung dengan akses ke Pelabuhan Ketapang, pintu utama menuju Bali melalui jalur penyeberangan.
Dalam prosesnya, proyek ini sempat mengalami kendala, terutama dalam pembebasan lahan di beberapa desa di Kabupaten Situbondo dan Banyuwangi.
Namun, berkat pendekatan persuasif dan kolaboratif antara pemerintah daerah dan pusat, proses pembebasan lahan kini telah mencapai 95%.
Total anggaran untuk proyek Tol Probowangi ini mencapai Rp 23 triliun, dengan pendanaan campuran dari APBN dan swasta.
Masyarakat di sekitar proyek juga mulai merasakan dampak positif, terutama dari segi lapangan kerja dan pertumbuhan ekonomi lokal.
Pemerintah juga menjanjikan program relokasi dan kompensasi yang layak bagi warga yang terdampak langsung oleh pembangunan ruas tol ini.

